previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider

Banyak Demo, Menristekdikti Minta Mahasiswa Kembali ke Kampus

Thanks For Share

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir memberikan tanggapan terhadap gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa di seluruh Indonesia. Seperti dilaporkan detik.com, Nasir mengatakan mahasiswa harus dewasa dalam menyikapi permasalahan terkini.

“Jangan hadapi segala sesuatu dengan emosi. Saya harapkan mahasiswa mencermati hal ini. Saya harapkan tidak ada gerakan demo, mahasiswa kembali lagi ke kampus, belajar dengan baik,” ujar Nasir usai meresmikan Cimahi Technopark di Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (24/9/2019).

Namun demikian, dia tidak melarang mahasiswa menyampaikan aspirasi. “Yang namanya mahasiswa itu kreativitasnya baik, inovasinya baik, smart (pintar), tapi perlu diarahkan. Makanya kita perlu dialog,” kata Nasir.

Terkait gelombang aksi unjuk rasa yang berjalan, dia berharap itu murni berasal mahasiswa. Bukan ditunggangi pihak lain. “Kepada para rektor juga saya arahkan agar mahasiswa kembali ke kampus,” katanya.


Hari ini, aksi unjuk rasa digelar di berbagai daerah di Tanah Air. Selain di Jakarta, aksi juga digelar di Kota Palembang (Sumatra Selatan), Kota Tegal (Jawa Tengah) hingga Kota Parapare (Sulawesi Selatan).

Mereka melakukan aksi penolakan terhadap rencana pemerintah dan DPR mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait hal itu, Nasir memberikan tanggapan. “Penguatan terhadap masalah KPK ini penting, jangan sampai ada pelemahan. Bapak presiden pernah menyampaikan ini. Tidak ada sesuatu itu kita selamanya pegang, perlu ada perbaikan dan kita jangan skeptis dan alergi terhadap perbaikan. Apalagi UU KUHP itu warisan dari Belanda dan harus disesuaikan dengan (hukum) di Indonesia,” ujarnya.

Sumber : www.cnbcindonesia.com

Scroll to top